cb76c3bb-1abf-4a82-a9a7-94d7d07558cd.jpeg

Sadewa.. Sadewa.. Sadewa..

Jari mengetuk konstan papan kecoklatan penuh garis tangan.

Hahh.. Sadewa.. Sayangku..

Gurat perlahan muncul dikepala, pening mendera perlahan.

Sudah berapa lama? Satu tahun? Dua tahun? Tiga tahun?

Diketuknya sepatu hitam itu pada lantai kayu, hening..

Bagaimana bisa... kita bertemu seperti ini.. hmm

Desah frustasi memenuhi ruang hampa.

Lucu ya, Seperti ada yang mengatur jalan cerita bak wayang...